RSS

GT RADIAL DAN SPG NYA Potret Umbrella Girls

 
4 Komentar

Ditulis oleh pada April 30, 2011 in Uncategorized

 

alhamdulilah gan saya udah beres ujian

akhirnya saya bisa tulis artikel lagi

Bismillah…

Sebelum membaca tulisan ini, yuk kita baca Alhamdulillah dulu…

Alhamdulillah…

Tadi malam saya berpikir, bagaimana ya caranya untuk menjadi orang yang pandai bersyukur. Kemudian tiba-tiba… ting! (ini efek dramatisasi loh, biar seperti sinteron heheheh) sebuah ide meluncur di kepala saya, agar menjadi orang yang pandai bersyukur, maka saya harus menulis tentang syukur, sebanyak-banyaknya. Dan saya memutuskan untuk menulis tentang syukur pagi ini juga.

Kenapa pagi, ba’da shubuh?

Karena ketika saya bangun tidur, pikiran saya masih relatif bersih. Masih mudah untuk disemangati. Dan bersyukur itu harus dimulai ketika kita mulai membuka mata. Menulis banyak hal tentang syukur, juga membuat saya akan selalu ingat untuk bersyukur. Ya, jadi tulisan ini menjadi reminder syukur saya,
“Noval, ayo bersyukur!” kira-kira itulah dialog yang terbangun antara saya dengan tulisan-tulisan saya ini.

Lalu kenapa harus tentang syukur, sih?

Karena banyak dari kita yang tidak pandai bersyukur. Termasuk saya. Saya merasa tidak pandai mensyukuri apa yang dianugerahi Tuhan kepada saya. Seringkali kita berfokus pada apa yang tidak kita miliki. Kalau kita berfokus pada apa yang tidak kita miliki, maka kita tidak akan pernah puas, dan pada akhirnya kita cenderung untuk tidak mensyukuri apa yang telah kita punya.

Mungkin ada pernah mendengar kalimat-kalimat seperti ini,
“Kita baru merasa memiliki setelah kita kehilangan.”

Nah, kawan, sering kan mendengar kalimat ini. Kalimat ini bahkan terdengar sebagai kalimat bijak. Tapi menurut saya, ini kalimat bodoh. Ini adalah kalimat orang-orang yang tidak pandai bersyukur. Seharusnya, KITA MERASA MEMILIKI SEJAK SAAT KITA MULAI MENDAPATKANNYA. Atau bahkan sahabat-sahabat saya yang optimistis akan berkata, SAYA MULAI MERASA MEMILIKI SEJAK SAYA MEMIKIRKANNYA, JAUH SEBELUM SAYA BENAR-BENAR MEMILIKINYA.

Jadi, kawan, alangkah meruginya manusia yang merasa tidak memiliki sesuatu sebelum kehilangannya. Jika kita adalah orang seperti ini, maka kita tidak pernah memiliki apapun di dunia ini. Lagipula apa enaknya hidup seperti itu, memiliki tanpa pernah merasa memilikinya. Jauh lebih baik, merasa memiliki tanpa benar-benar memilikinya. Tapi jelas yang paling mudah adalah, kita benar-benar merasa memiliki saat kita memilikinya.

Jadi pagi ini, sebelum kita mulai beraktivitas, mulailah kita menghitung, mengingat dan mencatat, apa-apa saja yang kita sudah miliki. Ingat! Fokus pada apa yang sudah miliki. Maka anda akan merasakan perasaan lega dan damai. Itulah perasaan Syukur.

Lagipula, jika kita tidak mampu mensyukuri apa yang telah Tuhan anugerahkan untuk kita, pantaskah kita untuk berharap Tuhan akan memberi apa yang kita inginkan namun belum kita miliki. Jadi jika anda mempunyai impian sejak lama dan belum kesampaian hingga sekarang, coba lah untuk bertanya kepada diri sendiri, jangan-jangan itu karena anda belum mensyukuri apa yang telah anda miliki sekarang.

Jika kita tidak dapat menggapai impian yang besar, bisa jadi karena Tuhan merasa kita tidak pantas mendapatkannya. Karena hal-hal kecil yang telah Tuhan anugerahkan pun tak pandai kita syukuri.

Jadi bagaimana cara bersyukur itu?

Kalau anda berharap saya akan memberikan sejumlah tips kepada anda, maaf anda salah. Karena bersyukur itu mudah. Bersyukur itu semudah anda membalikkan telapak tangan. Bersyukur itu semudah anda menghela napas. Detik ini anda memutuskan untuk bersyukur, maka detik ini pula anda telah ‘pandai bersyukur’.

Kalau anda membaca tulisan ini dari awal, sesungguhnya anda telah bersyukur bersama saya sejak anda membaca tulisan ini tanpa anda sadari. Anda telah menjadi orang yang bersyukur saat anda mengucapkan “Alhamdulillah” saat anda memulai membaca tulisan ini.

Katakan, “ALHAMDULILLAH”…
Katakan itu setiap pagi…
Katakan itu setiap kita memulai hari…

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada April 30, 2011 in Uncategorized

 

Merefresh kembali blog

cukup lama mas bro saya jarang ngeblog sekarang ada waktu ngerefresh blog saya

 
5 Komentar

Ditulis oleh pada Maret 24, 2011 in Uncategorized

 

Berlari Bersama New Suzuki Shogun Axelo

Produsen motor Suzuki baru saja mengeluarkan motor terbarunya Suzuki Shogun Axelo. Motor ini diklaim memiliki banyak penyempurnaan. Tapi bagaimana dengan performanya?

Beruntung detikOto bisa menjajal motor tersebut dalam dua sesi. Pertama kami mengetesnya di sirkuit Kenjeran, Surabaya. Setelah itu kami juga mengetes motor ini di melintasi keramaian di dalam kota Surabaya dan memelintir tuas gasnya hingga habis di jembatan Suramadu ketika menuju pulau Madura.

Kami mendapat kesempatan untuk mengetes Suzuki Axelo tipe S yang memiliki double cakram.

Ketika menaiki motor ini untuk pertama kali, penerus nama besar Shogun ini tampak bersahabat. Ground clearance Axelo yang hanya 135 mm dengan dimensi tubuh 1.895x715x1.075 mm (PxLxT) terbukti tidak menyulitkan pengendara ketika pertama kali menungganginya.

Mesin pun dinyalakam. Terdengar deru lembut dari mesin 4 langkah SOHC yang digendong Axelo. Uniknya nyala mesin ini dibarengi dengan menyalanya lampu utama di motor. Fitur ini bernama Automatic Headlight On (AHO) dan Suzuki merupakan pabrikan yang pertama menerapkan hal itu sebagai buah UU No 22 tentang lalu lintas.

Tuas gas pun perlahan diplintir, dan Axelo mulai memasuki sirkuit Kenjeran. Di sirkuit ini, Axelo yang memiliki tagline ‘Tujukin Aksi Lo’ berhasil memperlihatkan kemampuan akselerasinya.

Tenaga Axelo terasa padat mengisi celah baik diputaran atas maupun di putaran bawah meski terasa kurang galak. Nafas motor ini pun terasa sangat panjang yang akhirnya membuat sirkuit Kenjeran terasa sangat pendek.

Aerodinamika motor yang dilepas dengan harga Rp 13,8 juta sampai Rp 15 juta ini juga sangat menyenangkan dengan handling yang mantap. Meliuk di tikungan yang banyak mewarnai Kenjeran pun dengan mudah dapat dilakukannya.

Handling Axelo pun kembali menunjukan persahabatan ketika motor ini diajak berputar-putar di kawasan perkotaan kota Surabaya. Meski beberapa kali tersendat kemacetan dan menghempas lubang, motor ini masih terasa nyaman.

Tapi kemampuan utama motor ini baru terlihat ketika detikOto menggeber Axelo di jalan tol Jembatan Suramadu. Di jalan bebas hambatan ini kemampuan Axelo yang sebenarnya kembali diuji. Jalan lurus yang sepi menjadi medan berat yang harus ditaklukkan.

Ketika melintasi Suramadu, tenaga puncak Axelo yang mencapai 9,6 PS dengan torsi maksimum 10 Nm berhasil dikail. detikOto berhasil memacu motor ini hingga 120 km perjam. Sebenarnya nafas Axelo masih terasa cukup panjang, namun sayang kecepatannya hanya dibatasi sampai 120 km perjam itu saja.

Tapi yang perlu diberi applause adalah keseimbangan dan aerodinamika motor ini. Bagaimana tidak, meski angin berhembus cukup kencang menghadang langkah Axelo, motor ini mampu menembusnya.

Apalagi motor ini memang sudah mengaplikasi lubang angin (air scope) dibagian depan motor yang menurut Suzuki terinspirasi dari moge GSX-R.

Tak anyal, Axelo pun terasa sangat stabil membelah angin. Terlebih lekuk tubuh tajam yang menghiasi body motor ini terasa sekali sangat berguna membantu menambah aerodinamikanya.

Over all, dengan kemampuan dan inovasi yang digendongnya ini, ambisi Suzuki untuk bangkit di pentas percaturan roda dua Indonesia bersama Axelo terasa pantas di apresiasi. Axelo memiliki segudang kemampuan dan penampilan yang mumpuni. Apalagi harga jual motor ini masih reasonable

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada Februari 5, 2011 in Uncategorized

 

yamaha new jupiter mx 2011

ko di iklan nya yang lain semakin pasrah ya

 
4 Komentar

Ditulis oleh pada Januari 22, 2011 in Uncategorized

 

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Desember 31, 2010 in Uncategorized

 

waduh hampir kena polisi ada oprasi

dasar lagi sial
hampir aja kena tilang polisi ga bawa surat surat
kalau kena pasti kaya gini
untung aja

Jika anda pengguna sepeda motor siap-siap untuk menerima denda yang menakutkan jika tidak mematuhi peraturan lalu lintas.

Terkait penerapan UU No 22 Tahun 2009, pengendara roda dua yang tidak memakai helm standar akan ditilang dengan denda maksimal Rp 1 juta. Sebelum penindakan ini diterapkan pihaknya sudah mensosialisasikan selama satu tahun terakhir. “Kami sudah imbau kepada seluruh pengendara sepeda motor untuk tidak menggunakan helm cetok atau proyek,” katanya. Diharapkan para pengendara sepeda motor bisa mentaati peraturan yang sudah diterapkan tersebut.

Menurutnya, penindakan tersebut untuk kepentingan pengendara sendiri. “Karena dengan memakai helm standar bisa lebih meningkatkan keselamatan pengendara,” katanya.

Selain itu, nantinya penerapan sanksi juga diberikan jika pengendara motor tidak menyalakan lampu di siang hari dan menggunakan handphone saat mengendarai kendaraan. Katon, dengan adanya penindakan ini bisa mengurangi angka kecelakaan terutama korban jiwa. Karena, dari data yang dimiliki Polda Metro Jaya. Korban kecelakaan yang terbanyak adalah pengendara sepeda motor.

berikut ini daftar denda bagi pesepeda motor yang tidak mematuhi aturan lalu lintas :

1. Tidak menyalakan lampu di siang hari, denda maksimal yang akan di kenakan sebesar Rp. 100 ribu tertera di pasal 293 ayat (2) jo pasal 107 ayat (2).

2. Pengendara sepeda motor tidak mengenakan Helm Standar Nasional Indonesia (SNI) denda maksimal Rp. 250 ribu pasal 291 ayat (1) Jo Pasal 106 ayat (8).

3. Pengendara sepeda motor membiarkan penumpangnya tidak menggunakan Helm denda maksimal Rp. 250 ribu pasal 291 ayat (2) Jo Pasal 106 ayat (8).

4. Pengendara sepeda motor mengangkut penumpang lebih dari satu orang tanpa kereta samping denda Maksimal Rp. 250 ribu Pasal 292 Jo Pasal 106 ayat (9).

5. Pengendara sepeda motor tidak memenuhi persyaratan teknis seperti kaca, spion, klakson, lampu utama, lampu rem, lampu penunjuk jala, alat pemantul cahaya, alat pengukur kecepatan, knalpot dan kedalaman alur ban denda maksimal Rp.250 ribu Pasal 285 ayat (1) Jo Pasal 106 ayat (3) dan Pasal 48 ayat (2) dan ayat (3)

6. Berdasarkan Pasal 267 ayat (3) dan ayat (4) UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan terhadap pelanggar yang tidak hadir di sidang pengadilan, maka denda yang dititipkan ke bank adalah sebesar jumlah denda maksimal untuk setiap pelanggaran.

kalau kena pasti kaya gini

 
5 Komentar

Ditulis oleh pada Desember 28, 2010 in Uncategorized